CROWN-NEW-527x65 kartuking SARANA-728x90 simpatiqq mwtoto asuspoker

Karena Hutang Aku Rela Ditiduri Oleh Teman Sendiri

SimpatiQQ – Pricilla adalah seorang wanita muda beranak satu berusia 25 tahun yang memiliki wajah manis, dengan bentuk tubuhnya yang begitu semok, pantatnya yang bohay membulat membuat siapapun lelaki yang melihatnya akan berdecak kagum.

Karena Hutang Aku Rela Ditiduri Oleh Teman Sendiri

Ditambah lagi dengan buah dadanya yang membusung ukuran 34B dan sangat montok itu, semakin menambah keseksiannya benar benar menggiurkan, setiap mata lelaki.

Pricilla bekerja pada satu instansi pemerintah didaerah Sudirman, sebagai seorang analis yang ramah ia pun sangatlah disukai oleh teman teman sekantornya.

Sehari hari Pricilla berangkat bekerja dari rumahnya didaerah Ciledug menggunakan angkutan umum, dengan kebiasaannya yang selalu memakai pakaian ketat semakin membuat lekukkan tubuh seksinya tampak begitu jelas, dan mengundang banyak pandangan nakal dari para lelaki yang melihatnya.

Seperti pagi itu diangkutan yang cukup padat penumpang Pricilla berdiri berdesakkan diantara para penumpang,

Pricilla yang pagi itu memakai pakaian ketat dengan span yang diatas lutut begitu menggoda setiap lelaki yang berdiri didekatnya, untuk merapatkan tubuhnya ketubuh Pricilla yang sangat seksi dan montok itu.

Saat itu ada seorang laki laki yang berdiri tepat dibelakang Pricilla, dengan perlahan mulai merapatkan tubuh depannya kebagian belakang tubuh Pricilla, dengan memanfaatkan goncangan mobil angkutan yang sesekali terguncang itu, laki laki itu mulai menempelkan batang penisnya yang masih tertutup celana ke pantat Pricilla.

Tips Permainan Poker – Laki laki yang disebelahnya pun tidak mau kalah dengan kelakuan temannya, ia pun mulai dengan menempelkan telapak tangannya dipermukaan pantat Pricilla yang yang begitu membulat seksi terbalut rok spannya yang begitu ketat menyiplak dipantatnya.

Pricilla yang diperlakukan seperti itu tidak menyadarinya, ia masih asik bergantungan dengan tangan satunya sedang memainkan tombol tombol smartphonenya. Begitulah keseharian yang sering terjadi terhadap Pricilla, ada saja lelaki yang mencuri curi kesempatan dalam kesempitan.

Tidak seperti biasanya hari itu Pricilla begitu pusing dengan keadaan suaminya yang terlibat banyak hutang, akibat kebiasaan suaminya yang sering berhura hura dan hidup royal. Sementara tabungan Pricilla sudah habis dipakai untuk bayar ini dan itu, sesampainya dikantor Pricilla menghadap pimpinannya untuk meminjam uang, untuk melunasi hutang suaminya kepada seorang rentenir.

Pricilla mengetuk pintu ruangan pimpinannya itu, dan terdengar suara dari seorang laki laki yang mempersilahkannya untuk masuk. Pak Broto adalah pimpinan dimana Pricilla adalah salah seorang anak buah di unitnya, dan hari itu Pricilla datang dan mengutarakan maksudnya untuk mendapat pinjaman uang.

Dengan mata nakalnya Pak Broto menyisir tubuh Pricilla dari atas sampai kebawah, Pricilla menjadi risih mendapati hal ini, lalu dengan perlahan iapun mulai mengutarakan maksudnya.

“…maaf Pak maksud dan tujuan saya menghadap, adalah ingin meminta bantuan kepada Bapak untuk meminjamkan saya uang lima juta Pak…” kata Pricilla dengan nada berat.

“…boleh saja Bapak kasih, asal kamu mau menerima persyaratannya…!” kata Pak Broto mulai dengan akal bulusnya. Rfbet99

“…persyaratan apa Pak, saya tidak mengerti…?” sambung Pricilla.

“…asal kamu mau pacaran sama Bapak sehari…saja…pasti Bapak kasih apa yang kamu mau…gimana…?” kata Pak Broto dengan berbisik didepan wajah Pricilla.

Pricilla begitu kaget dengan apa yang baru didengarnya, lalu iapun tertunduk tidak berani menatap mata atasannya itu, dan iapun teringat akan desakkan dan ancaman rentenir yang kemarin datang kerumahnya, lalu dengan pelan ia pun berkata lagi.

“…kalau memang Bapak mau begitu saya terima Pak, asalkan saya diberi pinjaman…” dengan berat hati Pricilla menyetujui keinginan atasannya itu.

Pak Broto begitu girang dan tidak menyangka Pricilla akan semudah itu menerima persyaratan darinya. Lalu ia pun mengeluarkan sejumlah uang dari lacinya, dan memberikannya kepada Pricilla.

“…ini uangnya lima juta dan kamu harus menuruti apa saja yang saya mau…!” katanya seraya menyerahkan uang ketangan Pricilla.

Bandar Poker Terpercaya – Pricilla segera memasukan uang itu kedalam tasnya, sementara Pak Broto pergi mengunci pintu ruangannya, dan segera menghampiri Pricilla. Pricilla tidak kuasa menolak ketika tangan Pak Broto memeluk tubuhnya dari belakang, dan mulai menyapu tengkuk dan leher jenjangnya dengan mulut dan lidahnya.

Pak Broto yang sudah sekian lama begitu memendam hasrat terhadap Pricilla kemudian tidak menyia nyiakan kesempatan langka tersebut, dengan penuh nafsu iapun mulai menggesek gesekkan batang penisnya dibelahan pantat Pricilla yang terbalut rok ketatnya.

“…oohh Pricilla kamu begitu menggairahkan, tubuhmu begitu seksi sssshhh…aaahh…” racau Pak Broto ditelinga Pricilla.

Lalu mulai tangan Pak Broto meremas remas buah dada montok Pricilla, dan mulai membuka satu persatu kancing blousnya. Tubuh Pricilla sampai terguncang guncang menerima desakkan dan gesekkan liar penis Pak Broto dipantatnya, kini Pak broto membalikkan tubuh Pricilla kehadapannya.

Dengan memegang kepala Pricilla Pak Broto kemudian melumat bibir tipis Pricilla, kemudian tangannya mulai menurunkan tali kutang dipundak Pricilla. Pricilla sudah setengah telanjang dengan buah dadanya yang montok itu menggantunng membuat Pak Broto yang tidak sabar segera mencaplok dan mengenyoti puting susunya dengan penuh nafsu.

“…ssshhh…” Pricilla mulai mendesis menerima kenyotan mulut Pak Broto.

Pak Broto kemudian menarik Pricilla dan membaringkannya diatas sofa, lalu mulai menjilati paha mulus Pricilla, dan kemudian dengan tergesa segera menarik turun celana dalamnya. Pricilla hanya pasrah ketika Pak Broto mulai membuka celananya, dan kemudian menuntun batang kontolnya kearah vaginanya.

Vagina Pricilla yang sudah basah itu dengan mudah dapat dimasuki kontol Pak Broto, dan dengan tergesa kemudian Pak Broto mulai menggenjot vagina Pricilla. “…aaahh…ooohhh…ssshhh…memekmu legit Rat…!” racaunya.

Pricilla hanya bisa pasrah dan menitikkan air matanya, menerima hujaman dan genjotan batang kontol atasannya itu. Hingga akhirnya Pak Broto menyemburkan spermanya didalam rahim Pricilla, dan hari itu runtuhlah sudah kesucian dirinya, dia harus menjadi tumbal akibat perbuatan suaminya.

Pak Broto sangat puas telah berhasil mencicipi tubuh seksi dan montok Pricilla, yang sudah sekian lama diidamkannya itu.

Pricilla kembali kemeja kerjanya, dan hari itu iapun menjadi kewalahan akibat banyaknya pekerjaan yang menumpuk dimejanya, karena tadi harus melayani atasannya.

Hari itupun Pricilla harus pulang sedikit lebih malam dari biasanya, dengan tubuh lemas dan lelah iapun berderet bersama para calon penumpang angkutan umum dihalte bis itu.

Hingga sekitar jam delapan malam Pricilla baru dapat bis, dan tidak diduga pula ditengah perjalanan bis itu mogok, hingga Pricilla harus menyusuri trotoar dan berjalan mencari angkutan alternatif lainnya.

Poy

Tepat didepan sebuah toko yang sudah mulai tertutup separuh rollingdorrnya, Pricilla dikejutkan dengan seorang laki laki yang kemudian membekap mulutnya, dan menarik tubuhnya masuk kedalam toko itu.

Pricilla tidak bisa menjerit apalagi meminta tolong dengan bekapan dimulutnya, Pricilla terus dipaksa masuk hingga kebagian belakang dalam toko tersebut. Didalam toko yang rupanya masih ada beberapa orang itu, kemudian serentak mengerubuti Pricilla yang mulai panik.

Pricilla tidak berdaya mendapatkan serangan dari sekian laki laki yang mulai menjarah sekujur tubuh seksinya, dengan rabaan, dan remasan disana sini.

Malam itu Pricilla semakin kecil kemungkinannya untuk dapat pulang dengan selamat, tujuh orang pelayan toko berikut pemiliknya malam itu menggilir tubuh Pricilla, dan diperkosa hingga Pricilla jatuh pingsan.

Seorang demi seorang mulai memasuki tubuh Pricilla, dan memperkosanya secara brutal. Hingga semuanya kebagian menikmati montoknya tubuh Pricilla.

Dengan uang yang tersisa menjelang subuh, Pricilla akhirnya sampai juga dirumahnya, dan suaminya pun tidak bisa berbuat apa apa mendapati istrinya pulang dalam keadaan bersimbah sisa sisa sperma dari para lelaki yang tadi memperkosa istrinya.

Hari itu Pricilla tidak bisa masuk kerja dan sehabis berobat kedokter iapun diharuskan banyak istirahat, seperti yang sudah dijanjikan siang itu pun datang lah rentenir untuk menagih utang suaminya.

Setelah perdebatan yang sangat alot rentenir itu tidak bisa menerima bayaran dari suami Pricilla, karena uang yang kemarin dipinjam oleh Pricilla telah raib dirampas para pemerkosanya.

Tagor sang rentenir itu akhirnya memberikan satu syarat kepada Pricilla dan suaminya, ia akan memberi keringanan hutang mereka apabila diberi kesempatan untuk meniduri Pricilla

Taryo suami Pricilla tidak kuasa menolaknya dan kemudian merundingkannya dengan Pricilla, lalu dengan menintikkan air matanya Pricilla pun bersedia ditiduri oleh Bang Tagor rentenir itu.

Tagor lalu meminta Taryo untuk meninggalkan ia dan istrinya, dengan lesu Taryo pun menurutinya dan pergi meninggalkan Pricilla istrinya untuk ditiduri Tagor si rentenir itu.

Tagor yang rupanya sudah tertarik terhadap kemolekkan tubuh Pricilla itu, kemudian membawa Pricilla kekamar dan direbahkannya diatas ranjang.

Lalu dengan penuh nafsunya Tagur menerkam tubuh Pricilla dan menggumulinya, dengan lumatan kasar dibibir tipis Pricilla Tagor pun kemudian meremas remas buah dada Pricilla dengan kasar.

Dan kemudian dengan kasar merobek daster bagian dada Pricilla, dan membetoto kutangnya hingga putus, kemudian dengan nafsu di caploknya buah dada montok itu.

“…kamu memang cantik mba Pricilla, tubuhmu montok sekali…aaahhh…ssshh…” racau Bang Tagor disela kenyotan mulutnya disusu Pricilla.

Kemudian dengan kasar pula ia mulai menarik celana dalam Pricilla hingga sobek dan terputus, lalu dengan nafsu dijilatinya belahan vagina Pricilla. Dengan lidahnya dimainkannya klentit Pricilla, dan dijelajahinya hingga kekedalaman vaginanya yang gelap dan pekat itu.

Dengan membuka kaki Pricilla dan dikangkangkannya kedua paha mulusnya, lalu Tagor dengan kasar mecobloskan batang kontolnya yang besar itu keliang vagina Pricilla yang imut dan sempit itu. Pricilla meringis mendapati hentakan hentakan kasar batang kontol yang dua kali lebih besar dari milik suaminya itu.

“…aaahh…pelan Bang…aaahhh…sakiiiit….Bang…aaahh…!” rintih Pricilla.

Bukan manjadi iba Tagor malah semakin bernafsu menggenjot vagina Pricilla, dan ia terus mengguncang dan menyodokkan kontolnya lebih kasar lagi. Hingga sepuluh menit kemudian denga erangan panjang Tagor memuntahkan lahar panasnya dirahim Pricilla.

“…aaaahhh….ssshhh…ccrot…crot…crot…enak betul memek kau mba…!” katanya dipenghujung smburan spermanya.

Pricilla hanya menangis meratapi semua rentetan kejadian yang harus diterimanya, sedari kemarin hingga hari itu tubuhnya harus menjadi sarana pemuas hajat birahi laki laki.

Sungguh kejam nasib yang harus diterimanya, semua ini akibat dari kebiasaan buruk suaminya yang doyan berhutang, hingga mengakibatkan dirinya menjadi tumbal dari hutang suaminya.

Tagor yang kelelahan sehabis menggarap tubuh Pricilla pun berucap sekenanya.

“…kalau nanti suamimu belum juga bisa melunasi hutangnya, aku akan minta tubuh kau lagi…ingat itu…!” katanya sambil berlalu dan pergi.

Pricilla semakin teriris mendengar hal itu, dan dalam hatinya ia semakin menyalahkan suaminya, yang menyebabkan semua kehinaan yang telah menimpanya.